Tips Mengatasi dan Mencegah Alergi Pada Anak

alergi pada anak
Sumber: Formula Coupon Site

Ibu-Indonesia.com – Walaupun Ibu memiliki kekhawatiran yang tinggi ketika terjadi alergi pada anak, hal yang utama dilakukan adalah jangan panik! Ibu harus tenang agar bisa memberikan pertolongan kepadanya. Selain itu juga, Ibu juga harus paham, penyebab terjadinya alergi tersebut disebabkan oleh apa. Ini berguna untuk meminimalisir kejadian yang timbul, setidaknya ada pencegahan yang Ibu lakukan untuk menghindari terjadinya alergi.

Pada dasarnya penyebab terjadinya alergi bisa karena faktor keturunan. Diluar dari faktor genetik, alergi bisa disebabkan oleh makanan tertentu, susu, debu, telur, kacang-kacangan, produk kimia tertentu, obat-obatan, dan lain-lain. Ibu harus mengenali riwayat alergi yang terjadi pada anak agar tahu bagaimana mengatasi situasi yang terjadi. Mengetahui dengan tepat penyebab alergi, akan dengan mudah membantu Ibu untuk melakukan perawatan kepada mereka.

Bagi sebagian penderita, alergi memiliki dampak pada psikologi anak. Dari alergi ringan seperti alergi kulit yang lebih membuat dia sibuk dengan apa yang dideritanya sehingga kehilangan waktu bermain dan menjadi penyendiri, merasa tidak nyaman sehingga begitu cengeng akibat ruam yang meradang. Bahkan dampak psikogi itu bisa sampai ketakutan akan penyebab alerginya. Karena alergi parah menyebabkan anak kesakitan yang luar biasa dan hampir merenggut nyawanya.

Beberapa tips di bawah ini bisa membantu Ibu dan Ayah dalam merawat anak yang positif memiliki alergi :

1. Mengenalkan alergi yang diderita

Hal utama yang harus Ibu dan Ayah lakukan ketika anak positif alergi adalah dengan mengenalkan alergi yang dideritanya. Ini bertujuan agar anak memiliki kehati-hatian terhadap resiko yang terjadi akibat dari terpapar atau termakan pencetus alerginya

2. Menjauhkan dari penyebab alergi

Jika anak menderita alergi pada makanan atau minuman tertentu, sebaiknya Ibu tidak menghadirkan hidangan tersebut di menu keluarga. Menjauhkannya dengan produk yang dapat berakibat alergi pada anak lebih bijak sebagai pencegahan pertama.

Jika anak memiliki alergi pada debu dan kotoran, Ibu harus menjaga kebersihan rumah dengan teliti. Jangan sampai debu yang tertinggal di sudut-sudut ruangan menjadi penyebab kambuhnya alergi yang dideritanya. Selalulah berusaha agar anak tidak berkontak langsung dengan bahan yang akan membuatnya menderita.

3. Sediakan obat anti alergi

Jika anak Ibu menderita alergi, dalam kotak P3K yang dipunya haruslah menyedialan obat-obatan anti alergi. Ini akan memudahkan Ibu untuk mengambil langkah pengobatan pertama untuk mengurasi dampak alerginya.

4. Memperhatikan nutrisinya

Jika anak Anda menderita suatu alergi, nutrisi yang diasupnya sangatlah diperhatikan. Ini untuk menjaga kekebalan tubuhnya dan sistem imun agar penyakit tidak mudah datang. Selain itu, nutrisi yang dia butuhkan juga harus disesuaikan dengan riwayat alerginya. Bisa saja dia alergi susu, sehingga untuk tetap memenuhi kebutuhan nutrisinya, Ibu bisa menggantinya dengan soya.

5. Perawatan Awal

Jika reaksi alergi anak Ibu sudah pada tahap parah dengan timbulnya reaksi Anafilaksis, seperti sesak nafas dan berbunyi, bibir kebiruan, saluran tenggorokan membengkak, mual hingga muntah-muntah dan sekujur tubuh mendingin hingga hilang kesadaran. Hal yang harus Ibu lakukan adalah mencari posisi yang tepat untuk kemudahan pernapasannya. Hindari kemungkinan tersedak yang bisa saja terjadi. Selimuti anak Ibu untuk memberikan kehangatan atas tubuhnya yang semakin mendingin. Jika faham, Ibu juga harus menyediakan adrenalin autoinject yang disuntikan ke ototnya ketika hal ini terjadi. Dan segerlah bawa dia ke dokter

Demikian tips yang bisa diberikan untuk merawat anak yang terkena alergi. Semoga tips ini dapat membantu Ibu dan Ayah agar  alergi pada anak tidak sering atau berulang-ulang terjadi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*