Perkembangan Janin Usia 6 Minggu – Apa Yang Akan Terjadi?

perkembangan janin 6 minggu
Source: Solusi Sehat

Apakah kabar kehamilan Anda pada minggu ke 6 ini? Masihkah kabar kehamilan ini membuat bahagia? Atau Anda justru memiliki sedikit emosional yang lain? Jika iya, wajar rasanya, karena kehamilan masih baru bagi Anda. Ditambah lagi beberapa gejala awal kehamilan yang membuat tidak nyaman (fluktuasi hormon). Dan bisa dimengerti jika Anda merasa cemas dan gugup. Itu mungkin bagian dari mengapa Anda memiliki sembilan bulan penuh untuk menyesuaikan diri dengan kehamilan.

Pada perkembangan janin usia 6 minggu dimulai, embrio akan mengalami perubahan perkembangan yang sangat besar diantaranya organ vital dan sistem tubuh mulai terbentuk atau terus berkembang.

Pada artikel ini, kami akan membahas ciri perkembangan janin usia 6 minggu, hormon apa yang bekerja pada perkembangan embrio tersebut, dan faktor lain yang perlu Anda sadari.

Pada tahap kehamilan ini, Anda mungkin tidak merasa seperti sedang hamil karena hanya ada sedikit perubahan pada tubuh yang terlihat. Namun, Anda mungkin mulai mengalami gejala kehamilan seperti mual di pagi hari, atau mual dan muntah yang dapat terjadi kapan saja, Anda juga mengalami perubahan emosi.

Apakah yang menyebabkan hal tersebut?

Hal tersebut dikarenakan lonjakkan hormon yang terjadi. Hormon yang mengalami peningkatan adalah: 1) Progesteron, pada awal kehamilan hormon ini bertanggung jawab untuk meningkatkan aliran darah ke uterus, perkembangan plasenta, dan merangsang pertumbuhan dan produksi nutrisi endometrium (lapisan rahim). Pada tahap kehamilan selanjutnya progesteron juga memainkan peran penting dalam perkembangan janin, mencegah persalinan prematur, serta memperkuat otot dinding pelvis. 2) Estrogen, bertanggung jawab untuk perkembangan janin, pertumbuhan dan fungsi plasenta, dan mempersiapkan payudara untuk menyusui. Karena kenaikan progesteron dan estrogen inilah, Anda mungkin mengalami beberapa gejala kehamilan seperti perubahan suasana hati dan morning sickness.

Lalu, bagaimana perkembangan janin usia 6 minggu Anda?

Perkembangan janin usia 6 minggu ini ditandai dengan hidung, mulut, dan telinga mulai terbentuk. Janin akan memiliki kepala yang besar dan bintik hitam di mana mata dan lubang hidung bayi Anda mulai terbentuk. Telinganya muncul ditandai oleh bentuk kecil di sisi kepala, lengan dan kakinya berbentuk seperti tunas yang menonjol. Jantungnya sudah mulai berdetak sekitar 100 sampai 160 kali dalam satu menit – hampir dua kali lebih cepat dari jantung Anda – darah mulai mengalir ke tubuhnya. Usus pun sudah mulai berkembang, jaringan yang akan menjadi bakal paru-paru juga telah muncul. Kelenjar hipofisis sudah terbentuk, begitu juga dengan otak, otot, dan tulang yang lain. Saat ini, janin Anda sudah memiliki panjang seperempat inci, seukuran miju-miju.

Kemudian, perubahan dalam hidup apa sajakah yang Anda alami dan bagaimana mengatasinya?

Karena masih diawal kehamilan, Anda mungkin belum mengalami gejala kehamilan pada saat ini. Namun beberapa wanita mungkin akan merasa mual, sementara yang lainnya tidak merasakan apa-apa. Pada 6 minggu usia kehamilan gejala yang paling umum terjadi meliputi:

  1. Kelelahan, karena tubuh Anda masih harus membiasakan dengan perubahan hormon maka kelelahan ini akan terjadi. Istirahat ekstra mungkin dapat Anda lakukan untuk mengatasi kelelahan yang Anda rasakan.
  2. Mual, seperti yang dijelaskan di atas mual dan muntah pasti akan terjadi. Anda sebaiknya mencari makanan yang membantu menenangkan perut dan tetap mencoba sedikit demi sedikit untuk makan, karena perut kosong bisa memicu mual.
  3. Payudara yang sakit dikarenakan peningkatan aliran darah. Anda dapat menggunakan bra yang nyaman atau tidak menggunakan sama sekali untuk sedikit mengurangi sakitnya.
  4. Sering buang air kecil, hal ini dikarenakan  hormon kehamilan hCG membuat aliran darah ekstra ke daerah panggul. Sering buang air kecil merupakan hal yang normal, tapi jika Anda buang air kecil yang menyakitkan atau ingin buang air kecil tapi tidak bisa keluar, hubungi dokter kandungan atau bidan Anda segera.
  5. Sembelit dan kembung. Hormon progesteron dapat menyebabkan masalah pada perut Anda. Untuk mengatasinya Anda dapat minum banyak air dan makan makanan kaya serat guna menghindari sembelit yang berkontribusi pada kembung.
  6. Suasana hati berubah, hal itu dikarenakan lonjakkan hormon. Kelelahan dan fluktuasi gula darah juga bisa dapat menyebabkan hal tersebut. Anda bisa istirahat ekstra dan makan makanan sehat secara teratur dan cemilan agar suasana hati Anda lebih terjaga.
  7. Kram dan bercak. Pada perkembangan usia janin 6 minggukram dan bercak keduanya normal, tapi terkadang bisa menjadi tanda awal keguguran atau kehamilan ektopik. Anda bisa menghubungi dokter bila pendarahan terjadi. Kram pada bagian panggul yang berkepanjangan juga patut Anda waspadai, karena ini dapat menjadi bahaya untuk janin Anda.
  8. Kemungkinan Anda sama sekali tidak terlihat hamil, karena bagian perut belum mulai membesar, embrio masih berukuran kacang sehingga belum terlihat. Jadi, jika Anda belum siap untuk berbagi berita dengan orang terdekat, Anda bisa menikmati sedikit rahasia untuk waktu yang lebih lama.

Selanjutnya, hal apa sajakah yang perlu Anda hindari dan Anda kerjakan?

Selama kehamilan, Anda perlu menjaga kesehatan diri sendiri dan bayi Anda yang sedang berkembang. Janganlah Anda meminum alkohol, mengunakan obat apapun yang tidak diresepkan oleh dokter kandungan Anda, kafein, atau merokok selama kehamilan.

Pastikan untuk mendiskusikan semua obat yang Anda minum dengan dokter kandungan atau bidan, hal ini guna memastikan bahwa obat tersebut aman dikonsumsi selama kehamilan. Pastikan juga Anda mengonsumsi makanan yang sehat dan vitamin prenatal.

Hubungi dokter Anda jika Anda memiliki gejala berikut bercak atau sedikit pendarahan vagina, pingsan atu pusing, kram atau nyeri panggul, pendarahan vagina.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*