Anak Usia Dini Adalah … Apa ya?

anak usia dini adalah
Sumber: Kidspot.com

Ibu-Indonesia.com – Menurut UNESCO, anak usia dini adalah periode dari kelahiran sampai dengan usia delapan tahun, yang merupakan masa pertumbuhan luar biasa dan perkembangan otak pada puncaknya. Pada usia ini tumbuh kembang anak sangat dipengaruhi oleh lingkungan dan orang-orang yang berada di sekitarnya.

Anak pada usia dini ini hakikatnya memiliki pola tumbuh kembang secara cepat dalam berbagai aspek, seperti fisik, kognitif, sosioemosional, kreativitas, bahasa, dan komunikasi yang sesuai dengan tahap perkembangan yang sedang dilaluinya.

Masa ini sering disebut dengan golden age atau masa keemasaan. Pada masa ini, setiap anak menunjukan pola perkembangan yang berbeda karena setiap individu memiliki masa perkembangan tersendiri. Perbedaan perkembangan ini juga dipengaruhi oleh makanan bergizi serta stimulasi dan simulasi yang intensif. Stimulasi dan simulasi ini dibutuhkan oleh anak agar mampu berkembang dengan baik. (baca juga: berenang bagi si kecil sebagai simulasi)

Selain itu, setiap anak memiliki keunikan tersendiri yang berasal dari faktor genetik atau bisa juga dari faktor lingkungan. Faktor genetik bisa terjadi dalam hal kecerdasan anak, sedangkan faktor lingkungan dalam hal gaya belajar anak.

Pada usia ini mereka cenderung senang untuk bermain, ingin menang sendiri, dan sering berbuat sesuatu yang menguntungkan dirinya sendiri. Sehingga dibutuhkan pendidikan untuk meminimalisir potensi anak tumbuh dengan sifat yang kurang baik. Pendidikan juga diperlukan untuk upaya optimalisasi perkembangan fisik maupun psikis.

Anak usia dini juga sekali berfantasi dan berimajinasi, yang sangat penting bagi perkembangan kreativitas dan bahasanya. Anak pada usia ini mampu membayangkan sesuatu hal yang melebihi kondisi nyata. Misalnya saja, anak akan menganggap kardus sebagai mobil-mobilan.

Karakteristik anak usia dini berdasarkan usia adalah:

  • Usia 0–1 tahun. Karakteristik pada usia ini sebagai berikut: 1) kemampuan motorik seperti berguling, duduk, berdiri dan berjalan, 2) kemampuan sensorikseperti melihat, meraba, mendengar, membau, dan mengecap, 3) kemampuan bahasa yang didorong oleh komunikasi dari orang dewasa.
  • Usia 2-3 tahun. Karakteristiknya sebagai berikut: 1) anak aktif untuk melakukan eksplorasi terhadap benda-benda di sekitarnya, 2) anak mulai belajar berkomunikasi, memahami pembicaraan, mengungkapkan perasaan, 3) anak belajar untuk mengutarakan emosinya.
  • Usia 4-6 tahun. Karakteristik pada usia ini sebagai berikut: 1) anak aktif bergerak untuk mengembangkan otot-ototnya, 2) anak mampu memahami pembicaraan orang lain dan mengungkapkan pikirannya, 3) daya pikir dan rasa ingin tahunya tinggi, 4) masih ingin menang sendiri saat bermain dengan teman-temannya.
  • Usia 7-8 tahun. Karakteristik pada usia ini sebagai berikut: 1) anak bisa berpikir secara analisa dan sintesis, deduktif dan induktif, 2) anak mulai lepas dari orang tuanya dan bermain di luar dengan teman-temannya, 3) anak mulai bisa bermain dengan teman sebayanya, 4) emosi anak mulai berkembang dengan stabil.

Sedangkan karakteristik anak usia dini menurut Richard D.Kellough adalah sebagai berikut:

  • Memiliki ego yang tinggi
  • Rasa keingintahuan yang tinggi
  • Makhluk sosial karena senangnya berinteraksi
  • Pribadi yang unik
  • Memiliki fantasi dan imajinasi yang tinggi
  • Daya konsentrasi pendek
  • Merupakan masa belajar yang paling potensial

Prinsip anak usia dini adalah pembelajar yang aktif. Proses belajar anak pada usia ini merupakan interaksi anak dengan lingkungan melalui aktivitas bermain. Bermain ini bisa dijadikan sarana untuk mengembangkan berbagai aspek tumbuh kembangnya. Melalui bermain ini juga anak dapat belajar bersosialisasi. Sehingga dengan bermain anak akan belajar menyesuaikan diri dan lambat laun akan mengerti bahwa dia membutuhkan orang lain di sekitarnya. Dengan aktivitas bermain inilah anak dapat memiliki kesempatan untuk mengoptimalisasikan keterampilan yang diperoleh.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*