Tips Mengatasi Anak Egois sebagai Deteksi Dini Tumbuh Kembangnya

Deteksi dini tumbuh kembang anak
Sumber: josephiregbu.com

Ibu-Indonesia.com – Sebagai orangtua, Ibu tentunya tak ingin jika anak tumbuh menjadi pribadi yang memiliki sifat dan sikap negatif. Oleh karena itu, Ibu harus memiliki kemampuan deteksi dini tumbuh kembang anak sesuai tahapan usianya. Salah satu perilaku negatif yang biasanya ada pada seseorang dan bahkan pada anak adalah sifat egois yang merupakan perilaku mementingkan diri sendiri, ingin menang sendiri, tidak peka, hingga tidak suka dengan penolakan.

Sikap egois seperti ini, pasti memiliki dampak negatif yang sangat berpengaruh pada perilaku buah hati Ibu jika tidak segera ditangani. Ibu juga akan diuji kesabarannya ketika menghadapi sikap anak yang mau menang sendiri seperti itu. Bayangkan saja betapa kesalnya Ibu ketika si buah hati mogok makan, menangis, atau tantrum dengan berteriak tidak jelas ketika keinginannya tak terpenuhi. 

Anak dengan usia di bawah lima tahun sangat rentan memiliki sifat egois, karena ini berhubungan dengan tahapan perkembangannya yang masih sangat terbatas. Untuk itu, sangat penting untuk melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak secara menyeluruh. Cara pandang anak usia balita masih terpusat pada dirinya sendiri atau egosentris. Peranan orangtua sangat penting agar dapat membimbing anak sehingga ia dapat mulai mempelajari sudut pandang orang lain dan sadar akibat dari suatu tindakan terhadap orang lain, agar sikap egoisnya dapat berkurang seiring berjalannya waktu.

Lalu, bagaimanakah perlakuan yang tepat dalam mengatasi sikap egois pada Anak? Ada beberapa tips untuk mengatasi anak egois, sebagai bentuk deteksi dini tumbuh kembang anak. Berikut ulasannya.

 

  • Jangan Panik

 

Ibu tak perlu panik ketika menghadapi reaksi anak yang kurang menyenangkan dan diluar perkiraan. Tetaplah bersikap tenang, berpikir jernih, dan fokus ketika menghadapi mereka. Tetap semangat ya, Bu, karena setidaknya, Ibu sudah satu langkah lebih maju karena telah berhasil melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak, sehingga mampu menemukan gejala sifat egois yang mulai tumbuh dalam dirinya.  

 

  • Pahami Anak

 

Sebagai orangtua, Ibu patut mencoba untuk turut berempati pada anak. Pahami dan terima ia dengan segala keterbatasannya dalam berpikir sehingga Ibu pun dapat bertindak lebih bijaksana.

 

  • Sabar dan Jangan Kasar

 

Beri pengertian dan pengarahan pada anak dengan cara yang lembut penuh kesabaran, penuh kasih sayang dan jangan kasar sehingga anak memiliki perasaan positif yang secara alamiah mampu memperhatikan orang lain sebagai wujud respon positifnya. Ibu hanya perlu jadi orangtua tegas namun tidak kasar dan membentak.

 

  • Jangan Bersikap Overprotective dan Permisif

 

Alangkah baiknya jika Ibu bersikap asertif pada anak seperti, mengkomunikasikan pikiran, perasaan, dan keinginan jujur pada orang lain tanpa bermaksud untuk merugikan diri sendiri dan melanggar hak orang lain ketimbang bersikap overprotective atau terlalu melindungi hingga bahkan permisif atau serba membolehkan. Sikap seperti ini hanya akan membuat anak tidak lagi peka terhadap kepentingan orang lain dan memicu timbulnya sifat egois.

 

  • Ajarkan Tanggung Jawab

 

Tumbuhkan sensitivitas dengan cara ajak balita mengeksplorasi dunia di sekitarnya, sehingga ia dapat memahami apa arti dari sebuah tanggung jawab. Misalnya dengan cara memberikan hewan peliharaan yang mudah diurus dan beri ia tanggung jawab untuk memberi hewan tersebut makan atau ajak ia mengunjungi panti asuhan untuk memberikan sumbangan, dan lain sebagainya.

 

  • Mendukung Anak dan Menjadi Role Model

 

Tips terakhir yang tak kalah penting setelah Ibu melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak dan menemukan indikasi adanya sifat egois atau menang sendiri yang muncul adalah dengan cara mendukungnya ketika ia ingin memperhatikan kepentingan orang lain. Beri pujian, pelukan, atau ciuman sehingga ia merasa dihargai karena tindakan terpujinya. Jangan lupa, jadilah role model atau panutan bagi sang buah hati agar ia semakin terpicu untuk bersikap lebih baik setiap harinya.

Demikian tips mengatasi anak egois sebagai deteksi dini tumbuh kembang anak yang dapat Ibu jadikan pedoman untuk menghindarkannya dari sikap-sikap tidak terpuji dalam masa pertumbuhannya. Semoga bermanfaat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*