Susu Pertumbuhan Anak 1-3 Tahun Yang Wajib Bunda Ketahui

susu pertumbuhan anak 1-3 tahun
Source: i-Stock

Susu pertumbuhan Anak 1-3 tahun sudah ada banyak sekali di pasaran. Pertumbuhan si kecil yang maksimal tentu menjadi prioritas utama bagi para orang tua. Supaya buah hati sehat dan cerdas, mereka melakukan segala usaha baik itu dengan mendengar musik klasik, mengkonsumsi vitamin, rajin berolahraga dan memberikan susu formula yang mengandung AA dan DHA untuk si kecil.

Anda tentu mengetahui, bahwa anak-anak perlu mencukupkan kandungan AA dan DHA, untuk meningkatkan kecerdasan otak. Sehingga saat memilih susu formula sebaiknya harus dengan pertimbangan yang matang dan tidak sembarangan, dan memperhatikan berapa banyak kandungan zat-zat tersebut.

Tips Memilih Susu Pertumbuhan Anak 1-3 Tahun

  • Cara pertama untuk memilih susu formula anak 1-3 tahun adalah menentukan apakah anak memiliki resiko alergi atau intoleransi terhadap susu sapi, dengan cara mengamati perilaku dan kemungkinan efek samping setelah anda memberikan susu formula.
  • Cara ke dua, memilih susu formula anak yaitu Anda harus cermat jangka panjang penggunaan susu formula seperti gangguan organ tubuh seperti sering batuk, sesak, diare buang air besar lebih dari tiga kali dalam satu hari atau semblit.
  • Cara ketiga , pemilihan susu formula terbaik untuk anak 1-3 tahun adalah memilih susu formula dengan menyesuaikan ekonomi keluarga. Harga salah satu produk susu tidak secara langsung berkaitan dengan kualitas kandungan gizi yang terkandung di dalamnya. Semua susu formula yang beredar yang beredar di pasaran mempunyai jumlah kandungan vitamin, mineral dan kalori yang tidak jauh berbeda. Adanya perbedaan harga, bisa disebabkan karena penambahan kandungan AA, DHA dan kandungan lain dalam salah satu merk susu formula tersebut.

Pertimbangan lain memilih susu formula untuk anak usai 1-3 tahun dengan kualitas terbaik adalah dengan tidak ragu  berganti-ganti jenis susu untuk anak dengan catatan buah hati anda menyebabkan gangguan penerimaan susu tersebut. Sehingga apabila tidak terdapat resiko dan gejala alergi pada anak, Anda dapat mencoba susu formula yang sesuai usia anak dengan merek dan jenis yang lain. Amati tanda dan gejala yang ditimbulkan, apabila tidak ada keluhan Bunda bisa meneruskan pemberian susu tersebut dengan jumlah sesuai kebutuhan harian  buah hati.

Waktu Pemberian Susu Pertumbuhan Anak 1-3 Tahun

Memilih susu pertumbuhan yang tepat untuk anak di atas satu tahun adalah hal yang penting. Anak-anak harus terus memperoleh tambahan nutrisi yang dibutuhkannya yang berbeda dengan kebutuhan orang dewasa maupun anak-anak yang sudah lebih besar. Mereka sebaiknya tetap mendapatkan susu pertumbuhan yang bisa memberikan kebutuhan kalori hingga 40 persen dari kebutuhan sehari-hari selama masa pertumbuhannya. Berbagai merek susu pertumbuhan untuk anak di atas 1 tahun tersedia di pasaran dan semua merek tersebut taat pada aturan dan pengawasan Pemerintah melalui BPOM. Semua susu pertumbuhan diperkaya dengan zat besi untuk mencegah anemia, vitamin D untuk pertumbuhan tulang, dan berbagai zat gizi lainnya untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi si Kecil.

Kebutuhan akan susu pertumbuhan sebaiknya dipenuhi sebagai pelengkap berbagai makanan sehari-hari untuk menunjang tumbuh-kembangnya. Susu pertumbuhan pada dasarnya mengandung kasein dan whey sebagai sumber protein, selain mengandung minyak sayur sebagai sumber lemak, laktosa sebagai sumber karbohidrat, berbagai vitamin seperti vitamin A dan D, dan nutrisi lain yang ditambahkan.

Rasio kasein dan whey dalam susu tergantung pada jenis susu pertumbuhan. Pada dasarnya, jumlah rasio tersebut berkaitan dengan lamanya masa cerna. Susu pertumbuhan yang mengandung whey lebih banyak akan lebih mudah dicerna oleh si Kecil. Jumlah kasein yang lebih besar membuat susu agak lebih lama dicerna.

Di usia pertumbuhannya, si kecil memerlukan asupan gizi lengkap yang salah satunya bisa didapat dari susu pertumbuhan. Bagi anak usia di atas 1 tahun, susu bermanfaat dalam mendukung proses tumbuh kembangnya. Susu mengandung kalsium yang penting untuk perkembangan tulang dan gigi dan bermacam jenis vitamin. Kalsium yang terdapat pada susu lebih mudah diserap oleh tubuh dibandingkan yang berasal dari sumber makanan lain.

Minum susu setidaknya dua gelas sehari dapat memberikan asupan vitamin D yang cukup kepada anak balita, tanpa menurunkan kadar zat besi di tubuhnya.  Tentu saja, rutinitas ini perlu diimbangi dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi, jenis nutrisi yang tak kalah penting untuk perkembangan otak balita. Karena susu memiliki peran yang sangat penting untuk mendukung pertumbuhan anak, Anda hanya perlu memahami cara memilih susu pertumbuhan yang tepat untuk si kecil.

Asam alfa linoleat (ALA)/Asam linoleat (LA) termasuk jenis asam lemak esensial. Artinya, asam lemak ini tidak dapat dibuat oleh tubuh sendiri, sehingga harus diperoleh dari luar (makanan). Dalam susu pertumbuhan, biasanya ditambahkan asam linoleat yang sering disebut juga omega-6. Sedangkan ALA adalah pembentuk DHA , yang merupakan asam lemak tak jenuh rantai panjang golongan omega-3. DHA banyak terkandung di otak dan retina mata, sehingga sangat penting untuk fungsi penglihatan.

Isomaltulosa adalah karbohidrat yang alami terdapat pada tanaman bit, tebu, dan madu, sebagai pemberi energi bagi tubuh dan otak. Berbeda dengan sukrosa, isomaltulosa diserap oleh tubuh secara perlahan. Karenanya, isomaltulosa pun akan memberi asupan energi yang konstan dan stabil, sehingga menghindarkan peningkatan atau penurunan kadar gula darah dan insulin secara drastis dalam tubuh.

Dengan kata lain, isomaltulosa yang ada pada susu pertumbuhan anak 1-3 tahun adalah zat yang mampu bertahan lebih lama dalam hal penyediaan energi jika dibandingkan dengan sukrosa. Isomaltulosa relatif tidak merusak gigi dan bisa dianggap sebagai zat pengganti sukrosa yang baik bagi kesehatan mulut.

Anda bisa mencoba Lactagrow 3 Happy Nutri untuk susu pertumbuhan si kecil.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*