Skill Sosialisasi di Masa Perkembangan Anak Usia 4 Tahun

perkembangan anak usia 4 tahun
Source: Kids Fun Learning Solution

Ibu-Indonesia.com –¬†Salah satu hal penting yang harus diperhatikan pada masa perkembangan anak usia 4 tahun adalah kemampuan sosial mereka. Kemampuan sosial penting sebagai modal anak untuk membangun dan menjaga interaksi positif dengan orang lain.

Banyak dari kemampuan-kemampuan ini berperan besar dalam membentuk dan menjaga hubungan pertemanan. Misalnya kemampuan untuk menghadapi dan menyelesaikan konflik dengan baik. Mengingat bahwa interaksi sosial tidak selalu berjalan dengan lancar.

Selain itu seseorang juga perlu memiliki rasa empati sehingga mampu mengerti perasaan orang lain. Dengan demikian mereka bisa merespon perasaan orang lain dengan cara yang penuh pengertian dan pemahaman.

Lalu, apa saja yang dibutuhkan oleh anak-anak untuk mengembangkan kemampuan bersosialisasi di masa-masa golden age? Berikut ini daftarnya:

  • Perhatian dan konsentrasi;
  • Pemahaman bahasa;
  • Penggunaan bahasa secara ekspresif;
  • Kemampuan bermain;
  • Kemampuan berkomunikasi tanpa kata (misalnya dengan gestur, kontak mata, dan ekspresi wajah);
  • Bisa mengatur diri sendiri (menyesuaikan emosi, tingkah laku, perhatian dan aktivitas dengan cara-cara yang bisa diterima oleh lingkungan sosial);
  • Mengerjakan tugas-tugas multi-langkah;

Kemampuan-kemampuan sosial itu tentu dibentuk sejak awal masa perkembangan anak. Ada beberapa indikator yang bisa dijadikan acuan untuk memantau pembentukan kemampuan sosial anak di setiap jenjang usia.

Mungkin anda bertanya perkembangan bayi usia 4 tahun harus sudah sampai mana, sih? Nah, berikut adalah kemampuan-kemampuan yang umumnya telah terbentuk pada masa itu:

  • Bisa melakukan sesuatu dengan secara bergiliran dengan anak lain;
  • Bernegosiasi;
  • Melakukan permainan-permainan yang membutuhkan kerja sama tim;
  • Lebih suka bermain bersama anak lain daripada bermain sendiri;
  • Bermain menggunakan imajinasi(misal: masak-masakan, berdandan, dll)
  • Bisa menikmati permainan-permainan yang memiliki peraturan-peraturan sederhana (contoh: petak umpet);
  • Bisa mengganti aturan permainan ketika permainan itu berlangsung;
  • Bisa mengungkapkan apa yang mereka rasakan;
  • Merasa malu ketika tertangkap basah melakukan hal yang salah;

Apabila hal-hal tadi sudah muncul dalam masa perkembangan balita usia 4 tahun, artinya kemampuan bersosialisasi mereka telah terbentuk dengan baik sesuai dengan jenjang usianya.

Para orang tua harus jeli meperhatikan perkembangan anak mereka agar bisa segera mengambil tindakan apabila anak mengalami masalah dalam pembentukan kemampuan bersosialisainya. Berikut adalah sepuluh tanda yang harus anda amati dalam masa perkembangan bayi usia 4 tahun. Jika muncul artinya anak kemungkinan memiliki masalah dalam kemampuan bersosialisasi:

  • Menghindari kontak mata;
  • Tidak bisa mengambil giliran ketika sedang berkomunikasi dengan teman;
  • Tidak bisa memulai dan mengakhiri obrolan dengan baik;
  • Sering mengulang-ulang informasi ketika mengobrol dan cenderung berbicara tentang topik-topik yang mereka sukai (misal mainan atau acara teve yang disukai);
  • Berbicara dengan intonasi, penekanan, ritme, intonasi dan suara yang tidak biasa;
  • Tidak bisa meminta penjelasan ketika mereka merasa bingung akan suatu keadaan;
  • Tidak bisa membaca perasaan orang lain berdasarkan

Tanda-tanda tersebut tidak boleh diabaikan begitu saja. Karena apabila pada masa perkembangan balita usia 4 tahun si buah hati tidak memiliki kemampuan bersosialisasi yang baik, maka mereka mungkin akan mengalami hal-hal berikut ini:

  • Anak kesulitan dalam bergaul;
  • Anak kesulitan belajar dan meniru dari orang lain yang diakibatkan rendahnya kemampuan untuk mengerti dan memperhatikan;
  • Anak kesulitan mengekspresikan keinginan, kebutuhan, pemikiran dan ide;
  • Anak mungkin akan memiliki kepercayaan diri yang rendah sebagai akibat dari kesulitannya dalam berinteraksi dengan anak-anak yang lain;

Lalu apa yang harus kita lakukan agar anak memiliki kemampuan bersosialisasi yang baik? Jangan sampai masa-masa golden age terlewat begitu saja, sebagai orang tua kita bisa membantu anak untuk mengembangkan kemampuan bersosialisasi mereka melalui beberapa cara. Berikut di antaranya:

  • Bermain bersama anak untuk melatih konsentrasi dan perhatian, membiasakan melakukan sesuatu secara bergiliran dan kerja sama;
  • Latih anak untuk memahami dan menunjukkan emosi yang mereka rasakan, dan mengenali emosi-emosi tersebut yang ada pada orang lain;
  • Bantu anak untuk mengerti dan mengenali apa yang orang lain rasakan dalam situasi-situasi tertentu;
  • Ajari anak tentang nilai-nilai sosial yang mungkin sulit dipahaminya dengan media cerita;

Apabila perkembangan kemampuan bersosialisasi si buah hati masih belum terbentuk pada masa perkembangan anak usia 4 tahun, tak usah ragu untuk menemui dokter ahli  agar anak bisa mendapatkan terapi dari sang ahli.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*