Pendidikan Tumbuh Kembang Anak Usia 3 Tahun

tumbuh kembang anak 3 tahun
Sumber: Mother And Baby

Ibu-Indonesia.com – Menurut teori perkembangan kognitif Piaget, perkembangan kecerdasan pada masa tumbuh kembang anak usia 3 tahun termasuk ke dalam tahapan Pra-Operasional. Jean Piaget adalah seorang psikolog dan ahli biologi developmental. Secara lengkap, ia membagi proses perkembangan kecerdasan atau kognitif ke dalam empat tahapan. Tahapan-tahapan tersebut yaitu:

  • Sensorimotor (dari lahir hingga 18-24 bulan);
  • Pra-operasional (18-24 bulan hingga 7 tahun);
  • Operasional konkrit (usia 7 hingga 12 tahun);
  • Operasional formal (remaja hingga dewasa);

Piaget mengakui bahwa beberapa anak mungkin melewati tahapan-tahapan tersebut pada usia yang berbeda-beda dari usia rata-rata yang disebutkan dalam daftar di atas. Beberapa anak juga mungkin menunjukkan beberapa karakteristik dari beberapa tahapan perkembangan kecerdasan sekaligus secara bersamaan.

Meski demikian, ia bersikeras bahwa perkembangan kecerdasan selalu mengikuti sekuens tadi. Tidak ada tahapan yang bisa dilewati dan setiap tahapan akan ditandai dengan munculnya kemampuan intelektual yang baru serta pemahaman yang lebih kompleks mengenai alam semesta.

Masa tumbuh kembang anak umur 3 tahun dinamai tahap pra-operasional karena anak-anak belum siap untuk terlibat dalam operasi atau manipulasi mental yang mensyaratkan pemikiran logis. Namun, dalam tahapan ini anak-anak telah memiliki kemampuan untuk berpikir secara simbolis. Penggunaan bahasa mereka menjadi lebih matang. Anak-anak juga telah mengembangkan memori dan imajinasi, yang memampukan mereka untuk memahami perbedaan antara masa lalu dan masa depan serta mampu terlibat dalam hal-hal yang bersifat rekaan.

Pada msa tumbung kembang anak umur 3 tahun, alias fase pra-operasional, ada beberapa aktivitas yang bisa orang tua lakukan bersama anak untuk membantu mengembangkan kecerdasan mereka. Aktivitas-aktivitas tersebut dikemas dalam bentuk permainan agar anak dan orang tua bisa menghabiskan waktu yang menyenangkan bersama-sama. Berikut adalah aktivitas-aktivitas yang bisa dicoba:

Bermain Mencocokkan

Selain kartu dan gambar, Anda bisa menggunakan segala macam barang yang ada di lingkungan rumah. Ajak anak mencocokkan barang-barang yang berpasangan.

Cara bermain: Kumpulkan satu set barang-barang yang memiliki pasangan dan minta anak untuk menemukan satu set yang lainnya. Barang-barang yang bisa dipakai misalnya kaos kaki, sepatu, dan lain-lain. Variasi lain dari permainan ini misalnya dengan cara mencocokkan barang yang besar dengan versi yang lebih kecil seperti sepatu yang berbeda ukuran, kaos orang tua dan anak, dan lain-lain.

Bermain Detektif

Permainan ini cocok dilakukan untuk menghabiskan waktu ketika harus menunggu. Anda bisa melakukan ini di rumah, di restoran, di dokter, atau di mana saja Anda dan si kecil memiliki waktu luang untuk dihabiskan.

Cara bermain: Tentukan sebuah kategori, misalnya bentuk atau warna. Kemudian Anda dan buah hati secara bergiliran harus menemukan barang-barang di sekitar yang cocok ke dalam kategori tersebut. Semakin teliti maka akan semakin banyak yang ditemukan sesuai dengan kriteria. Kegiatan ini bisa melatih ketelitian anak dan Anda.

Bermain dengan angka

Pada periode tumbuh kembang balita umur 3 tahun orang tua bisa mulai mengenalkan angka kepada anak. Belajar hal-hal dasar seperti berhitung, penambahan, pengurangan, dan pembagian bisa disisipkan ke dalam kegiatan sehari-hari.

Cara bermain: Cari di sekitar rumah Anda dan kumpulkanlah beberapa jenis barang yang sama. Anda mungkin akan menemukan tiga buah lilin, lima pensil, dua buku, dan sebelas kue donat. Ajak sang Anak untuk menghitung barang-barang itu bersama Anda.

Bermain Menyortir Barang

Pada masa tumbuh kembang anak usia 3 tahun, seharusnya si kecil sudah bisa diajak melakukan permainan menyortir barang dalam level konsep. Jadi daripada menentukan satu barang untuk dipilih, Anda bisa mengajak anak untuk mengelompokkan barang-barang berdasarkan kriteria yang lebih luas, misalnya: “barang-barang yang ada di dapur”, “barang-barang yang dibutuhkan di musim hujan”, dan lain sebagainya.

Cara bermain: Ambil majalah yang memiliki banyak gambar. Setelah itu tentukan beberapa kategori yang akan dimainkan. Minta Anak untuk menggunting gambar-gambar dalam majalah tersebut, kemudian dia harus mengelompokkan gambar-gambar itu ke dalam kategori yang sesuai.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*