Libatkan Ayah pada Rutinitas Bayi Setiap Hari

Rutinitas bayi setiap hari
Source: pixabay.com

Ibu-Indonesia.com – Selain Ibu, Ayah juga memiliki peran yang penting dalam kehidupan buah hatinya. Seorang bayi pasti tidak hanya membutuhkan sosok ibu saja, ia pun membutuhkan kehadiran sosok ayah juga. Mungkin karena kesibukan ayah bekerja maka sang ibu lah yang berperan banyak dalam rutinitas bayi setiap hari. Oleh karena itu, sering kali ayah dinilai tidak sedekat dan sehangat ibu bersama bayinya. Namun hal ini bukanlah pertanda bahwa kasih sayang ayah kepada buah hatinya lebih sedikit daripada ibu. Ini merupakan hal yang wajar, karena ayah cenderung merasa takut dan kaku saat mengurus bayi terutama jika bayi pertama.

Bagaimana cara membangun kedekatan antara ayah dan buah hatinya? Berikut adalah aktivitas yang membangun kedekatan antara ayah dan bayi.

Menemani ibu saat melahirkan

Menurut sebuah penelitian, melibatkan ayah ketika ibu melahirkan dan menyentuh bayinya setelah lahir mempunyai ikatan ayah-bayi yang hampir mirip dengan ikatan ibu-bayi pada beberapa minggu pertama setelah kelahiran bayi. Seorang ayah yang banyak menghabiskan waktu bersama buah hatinya selama bulan-buulan pertama kelahiran bayinya dapat membangun hubungan yang baik sampai bayi tumbuh besar.

Memberi susu di tengah malam

Bayi seringkali terbangun karena lapar.  Hal ini tentu membat waktu istirahat sang ibu berkurang. Hal ini dapat disiasati dengan cara menyiapkan ASI perah. Jadi ketika bayi terbangun, sang ayah lah yang akan memberikan susu. Selain membuat ibu beristirahat dengan cukup, hal ini ternyata juga membuat hubungan antara ayah dan bayi semakin dekat.

Menggendong bayi

Menggendong bayi yang dimaksud ini adalah gaya gendongan kangguru. Caranya, bayi didudukan di duduka dengan sabuk pengaman dan tali yang terpasang di bahu ayah. Dengan begitu, bayi merasa ditemani dan dapat merasakan sentuhan ayahnya sehingga bayi tidak rewel.  

Menggantikan popok

Saat pertama kali ayah menatap mata bayi setelah keluar dari perut ibu, maka kedekatan antara keduanya akan langsung terjadi. Namun jika ayah selalu turut berperan dalam mengurus bayi, kedekatan tersebut pasti akan semakin kuat. Ketika menggatikan popok  bayi, ayah pasti akan bersentuhan kulit dengan bayi. Hal inilah yang akan membuat ayah merasa lebih dekat dengan bayi.

Membacakan cerita

Ayah tidak pandai membacakan dongeng? Jangan khawatir, ayah bisa mengganti dengan membacakan koran. Bacakan koran hari  ini dengan suara yang lembut sehingga akan serupa dengan membacakan dongeng. Hal ini juga membantu bayi akrab dengan suara ayahnya, sehingga ketika bayi medengar suara ayahnya, bayi akan mengerti bahwa ia seedang bersama ayah dan merasa nyaman.

Bermain bersama

Saat bayi suah pulang dari rumah bersalin, ayah mungkin akan melanjutkan kesibukannya. Ayah akan bekerja dan  pulang malam. Tidak perlu khawatir, ayah tetap bisa menjalin kedekatan dengan buah hati. Saat malam tiba, ayah bisa menemani bayi tidur dan menjaganya sepanjang malam. Keberadaan ayah di dekat bayi akan membuatnya tidur dengan nyaman. Atau mungkin setelah puulang kerja, ayah bisa langsung mengajaknya bermain.

Bermain bersama dengan bayi adalah hal yang menyenangkan. Ayah dapat membuat bayi tersenyum dan tertawa dengan cara membuat wajah lucu, bertingkah lucu, bermain ciluk-ba, dan lain sebagainya. Bisa jadi ayah adalah sosok pertama yang membuat  bayi tersenyum dan tertawa.

Setiap waktu yang dihabiskan antara ayah dan bayi, seperti pada rutinitas bayi setiap hari, akan menjadi investasi emosional bagi masa depan dalam membangun kedekatan antara ayah dan bayi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*