Latihan Berbicara di Masa Perkembangan Bayi 10 Bulan

perkembangan bayi 10 bulan
Sumber: BabyCenter.com

Ibu-Indonesia.com – Berbagai kecakapan bayi terus terbentuk seiring proses tumbuh kembangnya. Baik itu kecakapan bersosialisasi dan emosi, kecakapan motorik kasar dan halus, kecakapan kognitif, dan kecakapan berbicara dan berbahasa. Salah satu kecakapan yang mulai terlihat pada periode perkembangan bayi 10 bulan adalah kecakapan berbicara.

Pada usia sepuluh bulan, rata-rata bayi mulai mampu mengenali beberapa kata sederhana seperti “mama” atau “papa” meski masih jauh dari taraf fasih. Di sekitar usia mereka saat ini, kebanyakan anak akan mengucapkan kata pertama mereka.

Ketika bayi mengucapkan sebuah kata, tentunya itu berbeda dengan sekadar babbling (meraban). Saat meraban, bayi sedang bereksperimen dengan suara atau kemampuan vokal. Sedangkan ketika mereka mengucapkan satu kata dengan benar-benar, maka ada maksud dan niat tertentu di balik kata tersebut dan anak akan menggunakan kata itu tidak hanya dalam satu situasi.

Kecakapan berbicara merupakan salah satu kecakapan yang penting untuk dimiliki. Meski bayi yang bisa lebih awal mengucapkan kata pertama mereka tidak lantas menjadi jaminan bahwa mereka akan tumbuh menjadi anak yang super cerdas, tetapi kecakapan berbicara yang terbentuk pada perkembangan balita 10 bulan bisa mendatangkan manfaat bagi orang tua dan anak.

Dengan kecakapan berbicara yang mulai terbentuk, bayi bisa mengutarakan maksud dan keinginan mereka. Dengan demikian komunikasi antara anak dan orang tua bisa berjalan dengan lebih lancar. Anak tidak akan terlalu rewel karena orang tua bisa mengerti apa yang mereka maksudkan dengan lebih cepat dan akurat.

Oleh karena itu, sebagai orang tua, tak ada seharusnya Anda harus membantu menciptakan lingkungan berbahasa yang baik dan sehat bagi anak. Selain itu ada beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua untuk membantu melatih kecakapan berbicara sang buah hati pada masa perkembangan 10 bulan. Berikut daftarnya:

1. Rajin Mengajak Anak Mengobrol

Untuk membantu anak mengerti arti dan cara menggunakan kata-kata tertentu, sering-seringlah mengobrol dengan sang buah hati di segala kesempatan. Apabila si kecil sedang memegang suatu benda ajak ia berbicara dengan memberi tahu benda apa yang ada di tangannya. Anda juga bisa mengajaknya berbicara dengan menjelaskan kegiatan apa yang sedang Anda lakukan.

2. Tidak Usah Pura-Pura Cadel

Karena dianggap lucu, banyak orang tua yang mengikuti anak untuk mengucapkan kata-kata dengan pelafalan yang salah. Padahal itu merupakan hal yang mestinya dihindari. Lebih baik Anda memberitahu anak cara pengucapan yang benar, bukan malah ikut-ikutan. Ketika bayi mencoba mengucapkan sesuatu dengan pelafalannya yang terbatas, ulangi perkataan mereka dalam pelafalan yang semestinya.

Di masa perkembangan anak 10 bulan, lebih penting bagi para orang tua untuk memberitahu mereka kata-kata yang benar daripada ikut berbicara seperti bayi agar terdengar lucu. Selain itu, membiarkan anak mengucapkan kata-kata dengan cara yang salah bisa menyebabkan bayi terbiasa dan keterusan menjadi cadel.

Selain itu, responlah ucapan-ucapan bayi dengan serius seolah Anda bisa benar-benar mengobrol dengannya. Ketika sang anak mengucapkan kata-kata tak jelas, respon dengan pertanyaan seperti “Benarkah?” atau “wah, menarik sekali.” Anak bisa menjadi lebih bersemangat untuk bercerita setelah menerima respon positif dari Anda.

3. Bernyanyi dan Bercerita

Bernyanyi dan bercerita merupakan dua kegiatan yang bisa kita gunakan untuk mengajari anak berbicara dengan cara yang menyenangkan.

Bacakan dongeng untuk si kecil. Supaya lebih menarik perhatian jagoan kecil Anda, gunakan mainan anak, boneka tangan atau benda lainnya. Dengan demikian bayi bisa lebih mudah menyerap apa-apa yang Anda ajarkan. Melalui kegiatan berdongeng, diharapkan kosa-kata bayi bisa bertambah. Selain itu, bayi juga diharapkan bisa terangsang untuk menjadi lebih bersemangat dalam meniru apa yang diucapkan orang tuanya.

Anda juga bisa mengajari anak kesayangan dengan menyanyikan lagu-lagu sederhana. Anda bisa menyanyi pada saat menggendongnya, mengajaknya tidur, dan mandi. Ketika dilakukan secara rutin dan terus menerus, anak akan terlatih untuk menjadi pendengar yang baik. Cepat atau lambat, ia pasti akan mencoba menirukan apa yang dinyanyikan untuknya.

4. Saatnya Berubah Menjadi Wartawan

Apapun pekerjaan Anda sebagai orang tua, ketika mengajarkan anak berbicara, berubahlah sejenak menjadi wartawan yang senang bertanya. Tanyakan kepada anak Anda tentang hal-hal yang ada di sekitarnya. Tunjuk satu benda lalu tanyakan pada anak tentang benda yang Anda tunjuk itu. Kegiatan ini akan membuat anak terbiasa dengan pola komunikasi berbentuk tanya jawab.

Agar permainan ini menjadi semakin menarik, jangan lupa untuk ajak si buah hati mengunjungi tempat-tempat seru seperti museum atau tempat binatang. Di sana Anda bisa mengajari anak untuk menyebutkan kata-kata yang lebih beragam.

Demikianlah beberapa cara dan tips yang bisa Anda coba untuk melatih kecakapan berbicara pada masa perkembangan bayi 10 bulan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*