Kiat Meredakan Batuk Pilek Pada Bayi Tanpa Memanfaatkan Obat Kimia

deteksi alergi anak
Source: Today's Parent

Batuk pilek pada bayi menjadi masalah umum yang biasa terjadi. Penyebabnya adalah virus. Akibatnya bayi akan merasakan ketidaknyamanan. Lalu, bagaimana caranya meredakannya?

Pilek sendiri ditandai dengan keluarnya cairan dari dalam hidung. Cairan ini merupakan tanda jika tubuh bekerja menghilangkan virus ataupun bakterinya. Namun masalahnya, cairan ini bisa mengganggu sistem pernafasan bayi.

Umumnya, pilek sendiri akan diikuti dengan demam ataupun batuk. Kondisi demikian akan mempengaruhi pada keaktifan buah hati. Ini yang membuat ibu merasa tersakiti jika melihat buah hatinya jatuh sakit.

Menangani masalah tersebut dengan memanfaatkan obat kadang diperlukan. Tetapi, obat tidak boleh diberikan secara sembarangan. Hal ini didasarkan pada kondisi tubuh bayi yang masih sangat rentan.

Ketika menghadapi masalah seperti ini, ibu sebenarnya bisa menerapkan beberapa trik. Trik ini bisa bantu ibu dalam mengobati batuk pilek pada bayi. Tentunya tanpa memanfaatkan obat-obatan kimia. Bagaimana caranya?

Ciptakan Lingkungan Yang Lebih Lembab

Lingkungan yang lembab menjadi kondisi lingkungan yang pas untuk meredakan masalah pilek. Udara yang lembab akan membuat pilek yang kental menjadi lebih cair. Hasilnya, sistem pernafasan bayi akan lebih terjaga.

Cara menciptakan kelembaban udara bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama adalah menggunakan alat pelembab. Ini bisa dilakukan di dalam ruangan berpendingin.

Sementara yang kedua adalah dengan memanfaatkan air panas. Mandikan buah hati dengan air yang hangat. Tujuannya agar batuk pilek bisa reda secara alami.

Teteskan Air Garam Ke Ujung Hidung Bayi

Ketika masalah batuk pilek pada anak masih belum reda setelah berada di lingkungan yang lembab, ibu bisa menggunakan cara yang lain. Caranya adalah dengan memanfaatkan air garam. Air garam ini akan berguna dalam mengencerkan lender pilek.

Caranyapun mudah. Sediakan air garam yang cukup. Kemudian teteskan sedikit saja ke bagian ujung hidung.

Ingat, jangan masukkan ke dalam hidung. Karena, cairan ini bisa membuat buah hati merasa tidak nyaman. Bahkan bisa membuat buah hati menangis. Makanya, cukup teteskan pada ujung hidung saja sewajarnya.

Manfaatkan Bawang Sebagai Aroma Terapi

Pemanfaatan bawang untuk mengatasi batuk pilek tidaklah diragukan. Ini merupakan cara yang alami. Cara yang aman dan mudah dalam prakteknya.

Bawang dimanfaatkan sebagai dekongestan alami. Cara kerjanya adalah sebagai aroma terapi. Bau bawang ini nantinya akan menyengat di hidung.

Aroma tersebut kemudian akan mengencerkan lendirnya. Hal ini disebabkan oleh kandungan sulfur yang begitu tajam. Alhasil, bayi bisa tidur lebih nyenyak lantaran tidak mengalami kesulitan dalam bernafas.

Mengenai cara pemanfaatannya, ibu bisa mempersiapkan dulu ketika bayi akan tertidur. Irislah bawang dan tempatkan di dalam wadah. Jika sudah, letakkan tidak jauh dari tempat tidur bayi.

Meredakan batuk pilek pada bayi dengan cara ini cukup membantu. Tetapi, ibu perlu memastikan berbagai hal. Pertama adalah jauhkan dari jangkauan tangan bayi. Dikhawatirkan jika irisan bawang akan diambil dan dimasukkan ke dalam mulut.

Kedua adalah aromanya. Baunya memang agak menyengat. Untuk itu, ibu perlu bersabar. Yang penting, buah hati bisa sehat kembali.

Manfaatkan Madu

Penelitian menunjukkan jika madu menjadi makanan alami yang sehat. Madu sendiri memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Kandungan inilah yang nantinya akan menjadi bahan untuk meredakan masalah batuk pilek.

Yang harus dipahami, madu ini sebaiknya diberikan pada bayi yang sudah berusia di atas 1 tahun. Pemberiannya juga dibatasi. Setidaknya sekitar setengah sendok teh saja.

Nah, cara-cara di atas bisa mengembalikan kesehatan buah hati. Proses penyembuhannya akan memakan waktu sesuai tingkat keparahan masalah. Tetapi, itu cara terbaik untuk menangani batuk pilek pada bayi tanpa obat-obatan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*