Bumil, Hindari Makanan Pantangan Ibu Hamil Ini Agar Persalinan Lancar

pantangan ibu hamil
Source: Nasa Official

Setiap kehamilan itu unik dan personal, karena tubuh setiap individu itu berbeda. Sehingga pantangan ibu hamil pun sebenarnya berbeda-beda untuk setiap orang. Akan tetapi ada baiknya juga setiap ibu hamil harus memiliki beberapa panduan akan hal-hal yang sebaiknya dihindari pada masa kehamilannya.

Pada masa kehamilan Anda dituntut untuk memenuhi asupan nutrisi sebagai salah satu pendukung tumbuh kembang janin dalam kandungan.  Ada makanan yang memang harus Anda konsumsi dan ada pula makanan yang harus Anda hindari. Makanan yang harus Anda hindari ini merupakan pantangan ibu hamil, karena dapat mempengaruhi kesehatan janin Anda. Karena apa yang dimakan oleh ibu hamil juga dimakan oleh janin yang ada dalam kandungan.

Berikut adalah pantangan ibu hamil yang berhubungan dengan konsumsi makanan.

1. Daging Mentah atau Setengah Matang

Mengonsumsi daging mentah sangat tidak dianjurkan untuk ibu hamil. Masakan yang sering menggunakan daging mentah atau setengah matang adalah steak, sashimi, sushi, beef carpaccio. Daging mentah atau setengah matang masih mengandung bibit penyakit. Misalnya saja masih mengandung bakteri salmonella yang dapat menyebabkan diare dan juga kram perut serta infeksi pada saluran pencernaan pada usus besar serta usus kecil. Hal ini sangat membahayakan janin.

Selain itu daging mentah juga masih dimungkinkan mengandung toksoplasma yang merupakan bakteri penyebab penyakit tokso. Tokso akan menyerang bagian kepala bayi, sehingga janin bisa mengalami kecacatan seperti gangguan pada kecerdasan atau otak, lahir dengan organ yang tidak lengkap, enchepalus atau hydrocephalus. Atau bahkan mengalami keguguran sebelum dilahirkan.

2. Ikan/Daging Panggang

Ikan atau daging panggang merupakan salah satu makanan favorit masyarakat di Indonesia, tapi hidangan mengiurkan itu ternyata menjadi salah satu pantangan ibu hamil. Karena daging atau ikan panggang pada umumnya kurang matang dengan sempurna. Sehingga daging masih dimungkinkan mengandung bibit penyakit.

Selain itu juga terdapat risiko adanya listeria. Listeria adalah salah satu jenis bakteri yang dapat menembus plasenta. Bakteri ini dapat menyebabkan infeksi pada janin. Resiko wanita hamil yang dapat terjadi karena bakteri ini adalah keguguran, berat badan menurun drastis, keracunan darah yang dapat menganggu perkembangan janin dalam kandungan, atau risiko kelahiran premature.

Terakhir, makanan yang dipanggang dapat berpotensi merusak protein. Karena adanya suhu tinggi yang dapat merubah kandungan protein menjadi amina heterosiklik. Padahal pada masa kehamilan seharusnya Anda mendapatkan makanan yang bergizi dan mengandung nutrisi.

3. Makanan Fermentasi

Semua makanan yang cara penggolahannya dengan fermentasi merupakan salag satu pantangan ibu hamil. Misalnya tape singkong atau peuyeum. Hal ini dikarenakan mengandung alkohol. Sedangkan alkohol sendiri sangat berbahaya untuk ibu hamil.

4. Daging Berlemak  

Daging berlemak dapat meningkatkan kolesterol pada ibu hamil dan gangguan kesehatan yang lainnya.

5. Hindari Ikan Bermerkuri

Ikan laut memang bagus untuk kesehatan janin, tapi sebagai ibu hamil Anda juga harus selektif dalam memilih. Anda harus dapat membedakan ikan bermerkuri dan yang aman untuk dikonsumsi. Ikan yang mengandung merkuri tinggi misalnya ikan makarel, tengiri, todak, tilefish, dan semua ikan yang ditangkap di daerah limbah dengan kadar polutan tinggi. Kandungan merkuri pada ikan ini sangat berbahaya bagi janin, karena dapat menganggu perkembangan otak dan sistem saraf janin.

6. Hindari Makanan Mengandung Zat Kimia

Pantangan ibu hamil selanjutnya yaitu ibu hamil dilarang mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung zat-zat kimia seperti micin/MSG, pengawet makanan, pemanis dan pewarna buatan. Misalnya pada mie instan, makanan kaleng, buah kaleng, dan lainnya. Makanan yang mengandung zat kimia bisa dampak buruk pada janin. Seperti micin yang dapat menghambat perkembangan otak janin, pemanis dan pewarna makanan yang dapat memicu kanker.

7. Hindari Makanan yang Memicu Darah Tinggi

Daging kambing dan garam dapat memicu tekanan darah tinggi. Sehingga ibu hamil dengan tensi tinggi wajib untuk menghindari keduanya, sementara bagi ibu hamil dengan tensi normal juga harus membatasi konsumsinya. Ibu hamil dengan tensi tinggi dapat berpotensi mengalami kejang saat persalinan dan lebih parah lahi dapat mengalami preeklampsia. Preeklampsia adalah gangguan kehamilan yang ditandai oleh tekanan darah tinggi dan kandungan protein yang tinggi pada urine.

8. Hindari Makanan Cepat Saji

Makanan cepat saji sedikit mengandung nutrisi, makanan ini hanya menebabkan kenyang semata. Sehingga ibu hamil sebaiknya lebih memilih makanan yang banyak mengandung nutrisi.

9. Makanan Mengandung Kafein

Ibu hamil pantang untuk memakan makanan yang mengandung kafein, seperti kopi, cokelat, teh, dan sebagainya. Jika mengonsumsi makanan ini maka akan memicu peningkatan detak jantung pada janin. Risiko terbesarnya adalah janin bisa mengalami gangguan fungsi jantung.

10. Hindari Memakan Buah atau Sayur Tanpa Dicuci

Buah dan sayur yang biasa Anda konsumsi dimungkinkan mengandung pestisida dan bakteri. Oleh karena itu, Anda harus memastikan bahwa bakteri dan pestisida tidak ikut dikonsumsi. Salah satunya dengan cara mencucinya sebersih mungkin.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*