Cukupi Nutrisi Anak, Bekal Awal Agar Sehat Dan Aktif

Nutrisi Anak Sehat
sumber: missfrugalmommy.com

Anak berusia 1 hingga 5 tahun tentu memerlukan nutrisi lengkap untuk pertumbuhannya. Karena denganĀ mencukupi nutrisi anak, maka si kecil akan sehat dan aktif. Dalam hal ini, orangtua sangat berperan dalam memilih dan memberikan menu makanan yang dibutuhkan oleh anak. Sayangnya pada usia balita, banyak anak yang mengalami berkurangnya nafsu makan. Hal ini tidak jarang membuat orangtua menjadi panik. Bagi Anda yang sedang bingung menyiasati makanan untuk balita, bisa menyimak tips berikut ini, ya.

  • Tawarkan Makanan Yang Merangsang Nafsu Makan

Balita memang sering mengalami masalah susah makan. Hal ini dikarenankan pada usia tersebut, balita lebih suka mengeksplor hal-hal baru dan bermain. Terlalu asik bermain membuat mereka lupa dan malas makan. Tetapi orangtua sebaiknya tidak menyerah begiu saja. Tetap berikan makanan terbaik untuk balita Anda. Tawarkan makanan sehat yang dapat memicu nafsu makan anak seperti bubur kacang hijau yang diberi sedikit jahe. Jahe dipercaya memiliki kemampuan untuk menumbuhkan nafsu makan.

  • Berikan Makanan Dengan Rasa Yang Enak

Meskipun masih berusia balita, tapi jangan kira anak tidak dapat membedakan rasa. Anak balita biasanya sudah mengenal mana makanan yang rasanya enak dan mana yang hambar. Karena itu, berikan makanan yang rasanya akan disukai oleh anak. Gunakan perpaduan bumbu dapur serta bahan-bahan alami untuk menciptakan masakan yang lezat. Hindari penggunaan penyedap rasa atau MSG yang terlalu berlebihan. Penggunaan MSG yang terlalu banyak akan berdampak buruk pada kesehatan anak ke depannya.

  • Sajikan Makanan Bervariasi

Untuk mencukupi kebutuhan gizi serta nutrisi balita, sebaiknya Anda menyajikan makanan bervariasi. Jangan berikan makanan yang itu-itu saja. Selain membuata anak menjadi mudah bosan, juga dikhawatirkan kebutuhan nutrisinya tidak terpenuhi.

Indonesia kaya akan hasil bumi, Anda bisa memanfaatkan hal itu. Jika hari ini Anda memberinya sayur bayam, tempe, dan ayam, maka esok Anda bisa memberinya menu yang berbeda. Makanan balita yang terbaik tidak berarti harus mahal. Kreatiflah memadu padankan menu agar setiap hari bisa bervariasi.

  • Berikan Menu Seimbang

Salah satu hal penting yang perlu Anda perhatikan dalam memberikan makanan terbaik untuk balita adalah keseimbangan menu. Untuk dapat tumbuh dan berkembang, anak-anak terutama balita harus bisa memperoleh kebutuhan nutrisi yang lengkap dalam makanannya setiap hari.

Komposisi bahan makanan seimbang yang harus tersedia adalah karbohidrat, sayur mayur, protein nabati, protein hewani, serta lemak tambahan. Sajikan komposisi ini dalam satu piring dan atur porsi masing-masing bahan secara seimbang. Usahakan jangan ada yang terlalu dominan. Anda bisa mensiasati menu jika balita mulai bosan. Misalnya, mengganti sumber karbohidrat yang semula nasi menjadi makaroni, kentang, jagung, mie, maupun roti. Atau jika anak mulai bosan dengan daging, Anda bisa memberi variasi protein hewani berupa ayam, udang, ataupun ikan. Jangan lupa sertakan buah dalam menu makanan sehari-hari.

  • Berikan Menu Tambahan Untuk Balita

Selain makan besar, Anda sebaiknya juga memberikan menu tambahan untuk balita Anda. Menu tambahan ini bisa menjadi selingan di sela-sela waktu makan besar. Berikan susu tambahan, jus, maupun snack kepada balita. Tapi yang perlu Anda ingat adalah, hindari memberikan snack atau kudapan yang tidak sehat. Anda bisa membuat kudapan sendiri di rumah, contohnya pudding susu, cake pisang, biskuit gandum, roti, dan lain sebagainya. Atur jarak pemberian makanan tambahan dengan makan besar. Hal ini untuk menghindari agar balita tidak malas makan menu utama karena sudah kekenyangan.

Demikianlah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memberikan makanan untuk balita. Berikan menu terbaik kepada buah hati Anda untuk mendukung tumbuh kembangnya secara optimal. Karena cukup gizi, bekal awal anak sehat dan aktif. Selamat berkreasi di dapur, ya!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*