Cara Tepat Membersihkan Pompa ASI Milik Bunda

pompa ASI
Sumber: Wirecutter

Ibu-Indonesia.com РASI adalah salah satu hal terbaik yang bisa bunda lakukan untuk menjaga kesehatan dan perkembangan si kecil. Bunda dapat memberikan ASI secara langsung dengan menyusuinya atau bunda dapat memompa ASI dan memberikan padanya. Hanya saja, memberikan ASI secara langsung tentunya lebih aman ketimbang menggunakan pompa ASI. Sebab bakteri akan cepat tumbuh dibagian pompa yang terkena residu susu ibu dan tidak dibersihkan dengan benar.

Berikut beberapa cara untuk menjaga agar pompa payudara bunda bersih dan dapat melindungi si kecil dari kuman penyakit menurut US Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

  • Cucilah tangan bunda sebersih mungkin menggunakan sabun sebelum menggunakan pompa.
  • Pastikan semua bagian pompa bersih sebelum dipasang. Jika ada yang kotor bersihkan terlebih dahulu sebelum dipakai, bisa dicuci atau menggunakan tisu khusus.
  • Gunakan pembersih yang mengandung desinfektan untuk bagian pompa ASI sebelum digunakan, terutama jika pompa itu baru saja dipakai orang lain atau itu adalah pompa sewaan.
  • Bersihkan bagian pompa yang bersentuhan langsung dengan ASI menggunakan air hangat, sehingga tidak ada residu susu yang tertinggal dan tidak menumpuk kuman penyakit.
  • Segera cuci atau bersihkan pompa setelah digunakan, jangan menunda-nunda agar kuman tidak berkembang biak.
  • Jangan meletakkan bagian pompa secara langsung di bak cuci piring, karena kuman yang ada di sana bisa mengkontaminasi pompa.
  • Jika ingin mencuci, tempatkan pompa pada baskom berisi air panas yang sudah ditambahkan dengan sabun. Gosoklah dengan busa atau spon khusus untuk membersihkan peralatan si kecil, jangan gunakan untuk membersihkan peralatan yang lain.
  • Saat akan membilas pompa, guyurlah di bawah air mengalir atau bersihkan dengan air di baskom yang lain, dan usahakan baskom itu hanya untuk membersihkan pompa saja, tidak digunakan sehari-hari.
  • Setelah dicuci, keringkan bagian pompa dengan kain bersih. Pastikan kain tersebut bersih sempurna sehingga tidak mungkin untuk mentransfer kuman.
  • Alat-alat yang digunakan untuk mencuci pompa (spon, baskom) cuci kembali hingga bersih, dan keringkan setelahnya.
  • Untuk menghilangkan kuman lebih baik lagi, bersihkan bagian pompa setidaknya sekali sehari.
  • Setelah dicuci, bunda bisa menjaga kebersihan pompa lebih baik lagi dengan cara ¬†mensterilkannya. Menurut Dr. Yiolanda Safitri, MPH(M), sterilisasi pompa ASI dapat mencegah kontaminasi bakteri pada pompa tersebut. Sterilisasi tersebut bisa dengan memasukannya di microwavesterilisasi uap khusus untuk pompa ASI dan menguapinya selama beberapa waktu, tetapi cara itu tidak diperkenankan untuk pompa berbahan dasar kaca. Cara yang lain yaitu bisa dengan merebusnya di air yang mendidih selama 5 menit. Ikuti cara yang benar dari produsen karena kedua cara itu belum tentu yang direkomendasikan, tetapi biasanya yang paling banyak digunakan. Kemudian keringkan kembali hingga benar-benar kering.
  • Setelah kering, simpan pompa pada area yang bersih dan terlindungi untuk mencegah kontaminasi kuman selama penyimpanan.
  • Untuk pompa eletrik, tidak diperkenankan untuk mencuci atau mensterilkan dengan microwaveunit listriknya. Hanya bagian pompa yang bersentuhan langsung dengan susu ibu harus dicuci dengan sabun dan menggunakan air hangat. Sedangkan unit listriknya bisa menggunakan tisu khusus untuk membersihkan pompa ASI dari beberapa produsen.

Cara membersihkan pompa ASI di atas sebenarnya merupakan cara umum yang bisa bunda gunakan. Hanya saja setiap produsen biasanya memiliki standar cara membersihkan produk mereka. Jadi bunda sebaiknya memahami instruktur manual produk pompa ASI yang bunda gunakan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*