Cara Membangun Kepercayaan Dirinya Anak Usia 4 Tahun

anak usia 4 tahun
Sumber: NY Daily News

Ibu-Indonesia.com – Sebagai orang tua, Anda memiliki tanggung jawab untuk membangun kepercayaan diri anak usia 4 tahun Anda, dengan memberinya kesempatan untuk menghadapi tantangan dan belajar dari kesalahan yang mereka buat. Peran Anda ini adalah sebagai pembimbing. Misalnya anak Anda sedang mengalami masalah, maka tugas Anda adalah merangsang pemikirannya untuk dapat menyelesaikan masalahnya, bukan malah memberinya solusi.

Siap untuk mulai menantang anak Anda? Cobalah salah satu aktivitas yang dapat membangun kepercayaan diri anak Anda dan bisa Anda lakukan di rumah.

  • Ajarkan anak Anda tentang kebebasan melakukan sesuatu

Pada usia 4 tahun ini Anda bisa menanamkan tentang kebebasan dengan cara memberinya kesempatan untuk memikirkan sesuatu. Misalnya saat Anda dan keluarga ingin melakukan perjalanan atau traveling, mintalah anak Anda untuk mengemas koper mereka sendiri. Begitu mereka selesai, periksalah kopernya dan bila ada barang yang terlewatkan mintalah mereka untuk memikirkan barang yang mereka lewatkan. Alih-alih mengatakan, “Nak, kamu lupa membawa baju hangatnya,” katakan saja, “Nak, kamu yakin sudah membawa semua yang kamu butuhkan? Di sana dingin loh.”

  • Biarkan anak Anda belajar dari kesalahannya

Bantulah anak usia 4 tahun Anda untuk melihat kesalahan sebagai kesempatan untuk belajar, bukan sebagai kesalahan. Misalnya Anda bisa memintanya membuat resep omlatenya sendiri. Biarkan dia menyiapkan setiap bahan yang dibutuhkan, tugas Anda hanya mengawasi agar anak Anda tidak melakukan sesuatu yang berbahaya. Biarkan saja ia berkreasi, hanya saja bantu dia saat akan menggunakan kompor dan penggorengannya, selebihnya biarkan saja. bahkan jika dia memasukkan bahan yang tidak perlu atau terlalu banyak. Setelah selesai memasak, biarkan anak Anda mencobanya, lalu tanyakan, “Bagaimana rasanya makanan yang kamu buat, Nak?” jika dia mengatakan tidak enak, tanyakan lagi, “Apa yang bisa kamu lakukan supaya rasanya berbeda?” kemudian, biarkan anak Anda untuk memodifikasinya dan mencoba lagi.

  • Berikan kesempatan kepada anak Anda untuk menunjukkan kemampuannya pada orang lain

Anda bisa membangun rasa percaya diri dengan cara memberinya kesempatan menunjukkan kemampuan yang baru dipelajari saat berinteraksi dengan orang lain. Misalnya berikan anak Anda kesempatan untuk mengesankan teman-temannya dan bersenang-senang dengan mengajarkan membuat slime. Sebelum Anda memberinya kesempatan itu, mulailah engan memberinya resep untuk membuat slime dan mintalah mengikuti petunjuk tanpa bantuan Anda. Begitu anak Anda mahir membuatnya, mintalah dia untuk menjelaskan prosesnya kepada Anda. Lalu, mintalah dia mengajarkan proses pembuatannya pada teman-temannya.

  • Berikan tanggung jawab pada anak Anda

Anak Anda yang berusia 4 tahun dapat dikembangkan rasa percaya dirinya dengan cara memberinya tanggung jawab yang konsisten. Misalnya memberikannya tugas untuk menyirami tanaman, memberikan makan binatang peliharaan, atau menyapu lantai. Berikan juga pujian jika tugas yang mereka kerjakan sangat memuaskan seperti, “Terima kasih Nak, sudah bantu bunda menyiram tanaman. Tanaman bunda jadi tumbuh sehat dan bagus bunganya.”

  • Ajarkan anak Anda tentang pemecahan masalah

Pemecahan masalah adalah salah satu aktivitas yang paling baik untuk membangun kepercayaan diri anak usia 4 tahun. Berikan anak Anda tantangan dan biarkan menciptakan solusi. Misalnya berikan beberapa barang bekas dan mintalah dia membuat kapal-kapalan dari barang-barang itu. Berikan kesempatan untuk bereksperimen dan ujilah ciptaannya di kolam atau danau. Dan berikan kesempatan padanya untuk terus bereksperimen hingga ciptaannya berhasil.

Apabila anak usia 4 tahun Anda sudah percaya diri pada kemampuannya untuk mengatasi kesalahan dan menyelesaikan masalah, maka mereka akan merasa sudah bisa untuk menghadapi tantangan. Kunci untuk membantu anak Anda mempercayai kemampuan mereka sendiri adalah mencari peluang untuk menantang mereka dan kemudian membiarkan mereka mencari solusinya sendiri.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*