Cara Ampuh Mengatasi Anak Susah Makan

Ibu-Indonesia.com – Mengatasi anak susah makan cenderung sulit, terutama ketika masih dalam usia balita. Makan makanan padat masih merupakan pengalaman baru bagi anak Anda. Dia mungkin perlu waktu untuk membiasakan diri dengan berbagai tekstur, warna, dan selera makanan baru. Sementara anak-anak yang sudah menginjak 7 tahun keatas biasanya menginginkan konsistensi dan keakraban dengan banyak hal, mulai dari rutinitas bermain hingga kebiasaan tidur, mereka sangat tidak dapat diprediksi saat berhubungan dengan makanan – bahkan makanan yang biasa mereka makan.

Mengapa Anak Kita Biasanya Susah Makan Dan Cenderung Pilih-pilih?

Pada umumnya, balita terbiasa untuk memvariasikan kebiasaan makan mereka dari hari ke hari, dan juga mereka biasanya tidak mau mencoba makanan baru sampai anda mengenalkan makanan tersebut kepada anak-anak anda secara berulang kali. Hal ini mungkin disebabkan oleh perubahan kebutuhan gizi balita anda. Pada saat mereka tidak tumbuh seperti di tahun pertamanya, ini menyebabkan mereka kurang tertarik pada makanan dan tidak dapat makan sebanyak sebelumnya.

Balita kita biasanya akan menjadi lebih mandiri dan belajar membuat pilihan sendiri terutama pada pilihan-pilihan makanan yang dia sukai dan tidak sukai. Itu adalah hal yang sangat alami dan sebagai salah satu proses pendewasaan balita anda mengenai penerimaan dia akan makanan yang akan dia makan selanjutnya.

Memang sangat membuat kita frustasi sebagai orang tua yang selalu menginginkan yang terbaik untuk anak kita, maka dari itu inilah saat yang tepat untuk mengajari anak anda untuk mencoba hal-hal baru, sebelum dia terlalu menyesuaikan diri dan mulai menolak makanan baru sebagai cara untuk menyatakan kemandiriannya. Terus beri mereka makanan sehat secara intens, baik saat makan pagi atau makan siang, sehingga pada nantinya anak anda akan merasakan bahwa makanan sehat itu penting untuk kebaikan mereka sendiri.

 

Tips untuk mengenalkan makanan baru ke anak.

Anak Anda memiliki rasa sensitivitas tersendiri mengenai makanan yang dapat mereka makan dan mana yang tidak. Dan terkadang mereka sendirilah yang paling menentukan mana yang paling mereka suka dan mana yang mereka tidak suka, walaupun seringkali anak kita cenderung makan hanya makanan yang mereka rasa enak tetapi kurang bermanfaat bagi tubuh mereka.  Untuk tumbuh dan menjadi sehat, Anda sebagai orang tua sudah sewajibnya memberikan asupan makanan yang paling sempurna untuk anak-anak anda. Jangan pernah paksa anak anda untuk makan makanan yang mereka tidak sukai, hal ini akan menjadi lebih buruk lagi ketika anda terus memaksa anak anda untuk makan. Hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah dengan cara menyajikan makanan-makanan sehat dengan cara yang positif, berikut adalah beberapa tips untuk mengatasi anak anda yang pemilih :

–    Jadwalkan anak anda makan 3 kali sehari. Dan biasakan sisipkan makanan ringan (snack) yang sehat sebagai makanan penunjang makanan utama sehari-harinya. Ini bertujuan agar anak Anda menjadi teratur dalam pola makan. Sebagian besar dokter mengatakan bahwa tipe anak yang makan nya pemilih, biasanya makan dengan pola yang tidak teratur dan cenderung banyak ngemil daripada makan makanan sehat yang dijadwalkan. Mulai mengajari anak anda teratur dalam waktu makan dan beri mereka makanan ringan yang sehat dapat membantu anak anda menjadi lebih sehat dan secara tidak langsung anda mengajari anak anda makan hanya ketika mereka sedang lapar saja.

–    Sisipkan berbagai makanan sehat untuk anak Anda makan setiap kali mereka makan. Saat Anda menawarkan makanan baru, cukup letakkan di piring dan biarlah anak Anda makan tanpa membuat masalah besar mengenai hal itu. Pastikan makanan yang Anda pilih sesuai usia anak anda juga.

–    Perkenalkan makanan baru satu per satu dan dalam jumlah kecil. Jangan langsung memberikan anak anda makanan yang baru dalam porsi besar karena akan membuat anak anda kaget dan secara tidak langsung akan memberikan efek negative kepadanya. Coba tambahkan sedikit demi sedikit kedalam porsi makanan yang biasa anak anda makan. Itu jauh lebih baik daripada langsung memaksa anak anda memakan makanan yang sebelumnya mereka tidak pernah makan.

–    Cobalah menjadwalkan makanan baru saat Anda tahu anak Anda lapar. Contohnya dengan memberikan cemilan berupa buah-buahan ketika sore anak anda lapar.

 

–     Gunakan porsi makanan yang sesuai untuk anak anda, misalkan untuk bailta itu  porsi makanan nya sekitar 1/4 dari porsi tunggal untuk orang dewasa. Satu porsi daging untuk anak berusia 1 tahun kira-kira seukuran telapak tangannya, dan satu porsi sayuran hanya sekitar 1 atau 2 sendok makan.

–    Pahami bahwa beberapa selera anak-anak lebih sensitif daripada yang lain. Beberapa hanya tidak akan menyukai tekstur, warna, atau rasa makanan tertentu. Itulah mengapa seorang anak mungkin mengaku tidak menyukai makanan yang bahkan belum pernah dia coba. Demikian juga, beberapa anak mungkin menolak makanan karena mengingatkan mereka akan saat mereka sakit atau karena ada hubungan negatif lainnya dengan makanan tersebut.

–    Carilah cara lain untuk meningkatkan nilai gizi dari masakan yang disukai anak Anda. Tambahkan beberapa bibit gandum atau potongan ayam juga bisa ditambahkan kedalam bubur atau sereal favorit anak anda. Jangan lupa sisipkan sayuran juga, wortel, brokoli, bayam, contoh sayuran yang sehat bagi anak anda.

–    Jangan biasakan anak anda mengkonsumsi makanan yang memiliki kadar gula yang tinggi atau makan makanan yang manis. Itu sangat berbahaya karena dengan asupan gula yang berlebihan dapat menyebabkan anak anda menjadi lebih cepat kenyang. Mulailah mengenalkan anak anda makanan yang memiliki variasi rasa yang berbeda sehingga secara tidak langsung anak anda akan dapat mengeksplor dengan sendirinya makanan yang mereka sukai.

–    Minimalkan gangguan di meja makan anak anda. Jika saudara laki-laki/perempuan ikut bermain ketika anak anda sedang makan, atau kebiasaan makan sambal nonton film kartun dll, itu akan menyebabkan anak anda menjadi kurang terfokus dan akan menjadi cepat bosan dengan makanan tersebut. Buatlah suasana makan anak anda menjadi lebih relax dan juga penuh kehangatan.

 

Bagaimana saya bisa membuat anak saya makan lebih banyak jenis makanan?

Tidak realistis mengharapkan anak balita anda untuk dapat semua jenis makanan yang anda mau untuk mereka makan.  Nanti kedepan nya , segala cara yang Anda tetapkan dengan menyajikan dan menikmati semua jenis makanan sehat baik di rumah maupun waktu di sekolah nanti  adalah salah satu cara terbaik untuk membantu anak Anda belajar makan dengan baik. Tetapi untuk saat ini, keputusan di tangan balita anda dalam memilih makanan yang mereka rasa suka. Dan ini penting nantinya sehingga anak anda dapat dengan sendirinya tahu yang mana makanan yang sehat dan tidak sehat untuk mereka makan.

“Seorang anak perlu mengendalikan apa yang dia makan,” kata Nancy Hudson, seorang ahli diet terdaftar di University of California, Berkeley. Itu biasanya disebabkan karena kita seringkali memaksa balita untuk makan makanan yang tidak dia sukai atau jumlah yang banyak melebihi porsinya. Jika kita terus membatasi mereka makan makanan yang mereka sukai dan tidak membiarkan anak kita bebas memilih makanan yang mereka ingin makan, itu akan menjadikan masalah besar dikemudian hari bagi anak anda itu sendiri. Memaksa anak anda makan makanan yang belum mereka makan sebelumnya secara tidak langsung akan mengakibatkan gangguan psikologis kepada anak anda sehingga pada nanti ketika sudah dewasa bisa jadi anak anda akan kurang berinovasi dalam berbagai hal.

Jika anak Anda tampaknya tidak makan apa-apa selain keju dan biskuit selama berhari-hari, jangan khawatir. Mulailah mencatat apa yang dia makan dan Anda mungkin akan mendapati bahwa dia secara tidak langsung memakan semua kelompok makanan utama dan mendapatkan nutrisi yang diperlukan selama seminggu. Studi dari American Dietetic Association menunjukkan bahwa anak-anak – bahkan mereka yang orang tuanya menganggap mereka pemakan pilih-pilih – umumnya memiliki asupan gizi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tumbuh kembang mereka. Jika anda masih terus merasa khawatir, coba konsultasikan ke dokter dan berikan multivitamin yang cocok kepada anak anda selanjutnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*