Bagaimanakah Tumbuh Kembang Anak Usia 2 Tahun?

tumbuh kembang anak usia 2 tahun
Sumber: NewKidsCenter

Ibu-Indonesia.com – Pertumbuhan tubuh anak usia 2 tahun tidak lah sepesat usia sebelumnya, benar tidak bunda? Namun, perkembangan kemampuan lainnya cenderung semakin pesat, termasuk kemampuan bersosialisasinya. Bunda yang jeli mengamati pertumbuhan dan perkembangan anak bunda tentunya akan menyadari hal tersebut.

  • Pertumbuhan fisik anak usia 2 tahun diantaranya sebagai berikut:

Menurut American Academy of Pediatrics, Anak bunda pada umur 2 bulan cenderung melambat pertumbuhannya, hanya saja proporsi tubuhnya yang akan berubah dan perkembangannya akan lebih mantap lagi. Dia akan menunjukkan transformasi fisiknya dari bayi ke balita atau anak-anak. Saat bayi, dia akan memiliki kepala yang cukup besar dengan kaki dan lengan cenderung pendek, namun pada usia 2 tahun ini pertumbuhan kepalanya akan melambat. Disaat bersamaan, tingginya akan meningkat terutama pada kakinya sampai mencapai panjang tertentu, tubuh bagian lain juga akan mengalami peningkatan. Sehingga dengan pertumbuhan seperti itu, tubuh dan kakinya terlihat lebih proporsional.

Selain itu lemak pada anak bunda yang sangat bunda sukai di bulan-bulan pertama kelahirannya secara bertahap akan menurun. Presentase lemak yang mencapai puncak pada si kecil usia 1 tahun, akan terus menurun. Lengan dan pahanya akan menjadi lebih ramping dan wajahnya tidak lagi seperti bakpau kesayangan bunda.

Pada usia 2 tahun ini, bunda jangan kaget jika anak bunda makan lebih sedikit. Karena pada masa ini anak bunda membutuhkan kalori lebih sedikit akibat dari melambatnya pertumbuhannya. Walaupun begitu, bunda harus menyediakan makanan sehat untuknya. Penting juga untuk bunda memperhatikan pola makanannya agar buah hati bunda tidak mengalami obesitas.

  • Perkembangan kemampuan sosialisasi anak usia 2 tahun sebagai berikut:

Menurut American Academy of Pediatrics pada usia 2 tahun ini, anak bunda cenderung bersikap egois. Anak bunda akan sering menolak untuk berbagi sesuatu yang menarik minat mereka dan juga tidak mudah untuknya bersosialisasi dengan anak-anak lain. Bahkan jika ia bermain dengan anak lainnya. Bunda mungkin akan kesal dengan sikap ini, namun jika bunda lebih memperhatikan lagi tidak hanya anak bunda yang mengalaminya. Sehingga tugas bunda adalah melatihnya untuk mau bersosialisasi dan berbagi dengan teman-temannya.

Pada usia 2 tahun ini, anak-anak cenderung memandang dunia di sekitarnya secara eksklusif untuk memenuhi kebutuhan dan keingininannya sendiri. Karena pada usia ini anak bunda cenderung belum mengerti perasaan orang lain. Saat ini juga, dia tidak dapat berbagi barangnya karena baginya konsep bergiliran, menunggu untuk bermain dengan mainan tertentu sampai temannya selesai, belum ada pada diri anak bunda.

Di sini bunda harus mengajarkan tentang bagaimana cara yang baik untuk belajar bagaimana berperilaku di sekitar orang lain. Bunda bisa membuatnya terbiasa untuk bermain dengan anak-anak yang lain dan mengajarkannya untuk berbagi serta memberikan giliran tertentu saat bermain.

Pada saat bunda membawanya ke keramaian atau pesta mungkin, anak bunda mungkin akan bersembunyi di balik rok dan tidak mau mengatakan apapun jika bertemu dengan orang lain. Atau bahkan dia akan menangis dan berlari meninggalkan bunda dengan orang yang tidak dikenalnya. Dia akan menunjukkan sikap yang tidak ramah dan kurang sopan, namun inilah masa dimana dia belajar. Akan ada saatnya anak bunda bisa akrab dengan orang lain jika saja bunda telaten untuk mengajarkannya untuk bersosialisasi dengan orang lain. Memang tidak bisa instan, tapi membutuhkan waktu dan kerja keras.

Catatan: tumbuh kembang anak usia 2 tahun untuk setiap individu tentu saja berbeda, karena setiap individu unik dengan caranya. Artikel di atas hanya menjelaskan perkembangan secara umum mengenai pertubuhan fisik dan kemampuan bersosialisasi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*