Aktivitas Penunjang Perkembangan Bayi 14 Bulan

Perkembangan bayi 14 bulan
Sumber: Eumom

Ibu-Indonesia.com –┬áSetiap orangtua pasti sangat menunggu momen perkembangan sang buah hati setiap harinya. Perkembangan yang cepat pada diri seorang anak, merupakan kebahagiaan tersendiri bagi Ayah maupun Ibu. Seiring bertambahnya usia anak, maka perkembangannya pun juga akan menjadi sangat pesat dan cepat. Namun, terkadang ada beberapa anak yang tidak berkembang sesuai dengan usianya, bahkan terkesan lambat. Sebagai orangtua, Anda tentu tidak menginginkan hal tersebut terjadi. Oleh karena itu, sangat penting bagi Ibu untuk mengenali beberapa perkembangan anak sesuai dengan usianya. Kali ini kami akan membahas tentang perkembangan bayi 14 bulan yang wajib dan patut Ibu ketahui secara seksama, baik fisik maupun non fisik.

Tahukah Ibu, bahwa bayi 14 bulan sudah mampu merespon apa yang Ibu inginkan meskipun umumnya di usia ini, perkembangan bayi menjadi lebih lambat dibandingkan dengan usia sebelumnya. Berkurangnya napsu makan juga mulai terjadi. Hal ini sangat wajar, karena perkembangan bayi 14 bulan dinilai sudah cukup matang dan ini merupakan tanda bahwa si kecil sudah mulai berkembang. Tak perlu risau ya, Bu, tetap berikan asupan makanan anak usia 15 bulan yang penuh gizi. Siasati dengan membentuk makanan seperti boneka atau bentuk lain, serta hias dengan beragam warna yang bisa diperoleh dari sayur dan juga buah.

Karena hilangnya napsu makan ini, maka tak sedikit anak berusia 14 bulan yang memiliki berat badan menurun dari sebelumnya. Tetapi, Ibu akan melihat badan si kecil menjadi lebih tinggi, dengan tangan dan kakinya yang juga bertambah panjang tentunya, meskipun badannya akan terlihat lebih kecil dari bulan sebelumnya. Perkembangan bayi 14 bulan juga ditandai dengan meningginya badan dan perut yang membuncit. Tak hanya itu saja, Bu, perkembangan si kecil juga berpusat pada otak yang akan bertambah sekitar 2 cm sejak ia memasuki usia 12 bulan. Oleh karena itu, jangan heran jika bayi usia 14 bulan ini sudah memiliki kemampuan yang cukup baik secara fisik maupun non fisiknya. Ada beberapa tahapan perkembangan bayi di usia ini secara lebih detail. Berikut ulasannya.

Perkembangan Fisik

Ibu tidak akan bisa melihat perkembangan fisik yang jelas secara langsung, tetapi Ibu pasti akan terkejut ketika memakaikannya baju dan juga celana, karena akan terlihat mengecil dan menggantung. Perkembangan otak yang meningkat juga turut mempengaruhi, sehingga anak akan terlihat lebih aktif dan susah diam.

Perkembangan Motorik

Ibu dapat mengamati perkembangan motorik bayi 14 bulan setiap harinya. Anak akan mulai memperlihatkan kemampuan motoriknya sesuai dengan aktivitas yang ia lakukan sehari-hari, mulai dari bangun hingga tidur lagi. Di usia ini, ia mulai ingin melakukan apapun dengan kedua tangannya sendiri. Biarkan ia mengeksplorasi aktifitasnya sendiri dan belajar mandiri. Selain berlarian kesana kemari, ada pula beberapa aktivitas lain untuk menstimulasi perkembangan motoriknya, yakni dengan cara mengajaknya bermain permainan mendorong. Ibu cukup memberikan mainan ringan yang bisa digunakan untuk mendorong oleh si kecil, kemudian beri aba-aba berupa hitungan. Hal seperti ini dapat melatihnya menjadi sosok yang merasa kuat dan memiliki kontrol. Ini adalah salah satu cara untuk mengembangkan rasa percaya diri dan koordinasi pada jiwa anak. Ada juga berbagai kegiatan yang bisa menstimulasi perkembangan motoriknya, bahkan hal-hal seperti menyisir rambut, menaiki sofa, naik turun tangga, merupakan kegiatan yang akan ia lakukan sendiri tanpa kita harus mengajaknya terlebih dahulu.

Meskipun napsu makannya menurun drastis, tetapi jangan heran jika melihat anak Ibu tiba-tiba sangat antusias untuk makan sendiri tanpa dibantu. Salah satu perkembangan bayi 14 bulan adalah tertarik memasukkan makanan pada mulutnya sendiri ketimbang disuapi oleh Ibu. Apalagi jika itu adalah makanan favoritnya. Agar perkembangannya optimal, akan lebih baik jika Ibu membiarkannya untuk makan sendiri dan beraktifitas sesuai dengan keinginannya. Tapi tetap harus diamati ya, Bu. Jangan lengah. Jauhkan si kecil dari barang-barang berbahaya yang beresiko melukai dirinya.

Berbicara tentang nutrisi, pada dasarnya anak usia 14 bulan memerlukan nutrisi yang cukup tinggi. Meskipun mengalami hilangnya napsu makan, Ibu juga tetap harus cerdas dalam memberikan menu makanan bayi 14 bulan yang sarat gizi, seperti misalnya, snack sayur keju, buah, hingga biskuit jagung ataupun gandum untuk mensiasati napsu makannya yang hilang tersebut.

Ada baiknya jika Ibu membiasakan untuk memberi makanan pokok si kecil pada waktu yang sama setiap harinya agar pola makannya pun teratur. Kenalkan makanan bernutrisi dan bergizi sejak usia 2 tahun pertama kehidupannya. Hal ini penting karena akan membuatnya terbiasa untuk menerima asupan makanan, serta mendorong perkembangan bayi 14 bulan agar lebih sehat dan cerdas.

Demikian penjelasan singkat mengenai aktivitas penunjang perkembangan bayi 14 bulan yang patut Ibu ketahui agar si kecil tetap sehat dan ceria sepanjang waktu. Semoga bermanfaat ya, Bu!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*