9 Tips Mengurangi Nyeri Payudara Saat Hamil

nyeri payudara saat hamil
Sumber: plannedparenthood.com

Ibu-Indonesia.com – Kehamilan dapat menyebabkan banyak perubahan pada tubuh Ibu. Salah satunya adalah perubahan hormon. Produksi hormon estrogen dan progesteron meningkat pada ibu hamil. Hormon tersebut dipersiapkan tubuh untuk menunjang tumbuh kembang bayi saat berada di dalam kandungan. Perubahan produksi hormon ini juga dapat mengubah jaringan payudara serta meningkatkan aliran darah di area tersebut. Oleh karena itu, seorang ibu hamil akan merasakan nyeri pada payudara dan lebih sensitif.

Nyeri payudara dapat terjadi pada saat trimester kehamilan pertama, kedua, ataupun trimester ketiga. Nyeri payudara yang terjadi pada tahap akhir kehamilan biasanya juga sebagai pertanda awal, bahwa payudara Anda sudah siap untuk menghasilkan air susu sesaat setelah melahirkan. Dengan sedikit pengetahuan dan perawatan, Anda dapat mengurangi nyeri payudara selama kehamilan.

Berikut adalah tips mengurangi nyeri payudara saat hamil.

1. Gunakan bra dengan ukuran yang pas

Cara ini sangat berguna agar terhindar dari penggunaan bra yang kekecilan, yang pada akhirnya berakhir dengan rasa sakit dan ketidak nyamanan.  Ingat payudara Anda akan terus tumbuh selama kehamilan, jadi pastikan untuk membeli bra serta beberapa tambahan lainnya sebagai persediaan.

2. Gunakan tipe bra yang sesuai

Hindari membeli bra kawat karena biasanya penggunaanya tidak begitu nyaman. Pergunakan uang Anda untuk membeli bra khusus olahraga, sehingga lebih mengakomodasi peningkatan ukuran payudara. Tipe bra seperti ini sekaligus membantu menjaga pertumbuhan payudara pada tempatnya sehingga menimimalkan ketidak nyamanan. Anda dapat pula memilih bra tanpa jahitan agar terbebas dari iritasi.

3. Tidur dengan bra

Anda bisa mempertimbangkan untuk tidak melepas bra ketika tidur. Hal ini bermanfaat untuk membatasi gerakan payudara, yang pada gilirannya akan membantu mengurasi gelisah dan menempatkan Anda dalam posisi yang lebih baik sehingga rasa sakit dan nyeri pada puting berkurang.

4. Gunakan bantalan payudara

Selama beberapa minggu pertama masa kehamilan, Anda akan melihat puting berubah dan terasa lebih sensitif terhadap sentuhan. Bahkan lapisan pada bra terkadang bisa menyebabkan iritasi dan rasa sakit. Solusi sederhana untuk masalah ini adalah menggunakan bantalan payudara guna mengurangi rasa sakit tersebut.

5. Jangan sentuh payudara Anda

Guna meringankan keluhan ini, Anda harus belajar untuk tidak menyentuh bagian tubuh tersebut. Anda juga harus menjelaskan situasi yang Anda alami sekarang pada pasangan dan katakan untuk tidak menyentuh payudara Anda. Komunikasi seperti ini akan membantunya agar lebih berhati-hati pada saat berhubungan intim atau ketika ingin memeluk Anda.

6. Gunakan Lotion dan krim

Anda bisa menemukan beberapa lotion dan krim untuk membantu meringankan rasa sakit dan tidak nyaman yang tersebut. Mungkin krim yang cocok adalah OTC krim yang dapat meringankan nyeri pada payudara. Lanolin adalah pilihan yang cocok karena mampu mencegah kekeringan, infeksi, dan iritasi yang disebabkan nyeri pada payudara. Calendula dan chamomile merupakan alternatif lain yang bisa di gunakan. Hanya dengan menempatkan kantong teh chamomile pada payudara, dapat membantu meringankan ketidaknyamanan serta pembengkakan di payudara.

7. Gunakan kompres penyejuk

Sudah sangat umum bila terjadi kenaikan suhu pada payudara di masa kehamilan, sehingga manfaat kompres penyejuk sudah pasti sangat Anda butuhkan. Anda bisa memanfaatkan kain flanel dingin, es, daun kubis dingin, atau handuk dingin.

8. Hindari dehidrasi

Pertimbangkan untuk meminum banyak air  karena hal ini dapat mencegah retensi air yang berkontribusi langsung pada pembengkakan pada payudara.

9. Gunakan obat

Anda mungkin ingin menggunakan obat tertentu ketika Anda merasa cara-cara di atas tidak banyak membantu. Tylenol adalah pilihan yang tepat. Tapi tentunya diskusikan terlebih dahulu dengan dokter Anda. Hindari menggunakan kombinasi beberapa jenis obat untuk mengatasi keluhan Anda ini.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*