10 Tips Mengajak Anak Silaturahmi

10 Tips Mengajak Anak Silahturahmi

Pada tahap perkembangan anak, si kecil perlu belajar kemampuan sosialnya untuk persiapan dia berbaur dengan lingkungannya. Nah pada hari raya lebaran nanti, tidak perlu ragu membawa si kecil ke rumah kerabat ataupun teman-teman bunda. Jangan khawatir kalau dia bakal rewel, bunda hanya perlu mengikuti tips berikut ini. Mari membiasakan si kecil bersilaturahmi ya.

  1. Pastikan si kecil dalam keadaan sehat. Anak yang memiliki tubuh sehat tentulah tidak gampang rewel. Jadi bunda perlu senantiasa menjaga kesehatan si kecil dengan makan makanan bergizi sebelum silahturahmi.
  2. Jam kunjung yang terlalu lama akan membuat si kecil gampang letih. Bunda perlu perhatikan ya kondisi si kecil, jangan terlalu asyik ngobrol. Kalau dia sudah lelah, bunda bawa pulang saja.
  3. Bunda juga perlu memperhatikan apakah si kecil ada teman bermain saat berkunjung. Anak yang bosan akan gampang rewel untuk pulang. Nah, biasakan begitu sampai di rumah kerabat atau teman, perkenalkan si kecil dengan teman sebayanya. Atau bunda bisa meminjam mainan-mainan dari kerabat.
  4. Berkunjunglah ke beberapa tempat yang penting saja. Kondisi kota besar yang sering macet atau jauh bisa mempengaruhi suasana hati si kecil. Degan mempertimbangkan itu, bunda perlu prioritaskan tempat-tempat yang perlu dikunjungi seperti tempat kakek dan nenek. Kalau kerabat, bunda bisa usahakan mereka untuk berkumpul di satu tempat seperti rumah orang tua atau kakak paling tua jika memungkinkan untuk silahturahmi bersama. Selain alasan praktis, jalinan hubungan satu sama lain juga lebih akrab. Bila tidak memungkinkan, bunda bisa sampaikan maaf dan salam melalui telepon. Bunda perlu prioritas si kecil agar dia juga gak gampang sakit.
  5. Semakin jauh perjalanan, bunda semakin perlu semakin menyiapkan perlengkapannya. Bunda perlu membawa baju ganti, tissue basah dan kering, popok, susu baik formula ataupun ASI, bantal, selimut dan plaster. Bunda yang tenang akan mempengaruhi mood si kecil.
  6. Hadapi anak rewel dengan tenang. Bunda perlu mempelajari kebiasaan si kecil ketika rewel. Bunda bisa mencari tahu apakah dia lelah, bosan, lapar atau diisengin. Bunda gak perlu buru-buru mengajak si kecil pulang kok. Bila sudah tahu penyebabnya, jangan lupa diselesaikan dengan baik-baik ya tanpa perlu marah.
  7. Sebelum mengajak si kecil bepergian, bunda perlu memperhatikan jadwal kebiasaan si kecil. Misalkan waktunya makan, tidur dan sebagainya. Biasa rewelan si kecil adalah petanda waktunya dia untuk melakukan kebiasaannya. Bunda juga jangan abaikan karena rewelan si kecil bisa menjadi disiplin yang baik untuk si kecil kedepannya
  8. Kalau silahturahmi bersifat formal, bunda perlu menitipkan anak. Seperti silahturahmi ke rumah atasan atau acara kantor resmi di mana ayah bunda tidak bisa fokus memperhatikan anak. Bunda bisa mencari baby sitter atau menitipkan ke kerabat yang memang si kecil sudah akrab dan dipercaya.
  9. Karakter si kecil juga perlu diperhatikan. Tidak semua anak senang didekatin oleh orang-orang baru. Jadi bunda bisa sambil permisi membawa si kecil menjauh jika raut wajah anak sudah ingin menangis. Namun selalu usahakan perkenalkan anak bunda dengan banyak orang agar kemampuan sosialnya meningkat.
  10. Bawa selalu mainan favorit si kecil yang gampang dibawa. Bila si kecil tidak ada teman bermain, mainannya bisa mengalihkan perhatiannya apa lagi dalam tahap perkembangan anak.

Dengan 10 tips ini, kami percaya kegiatan silahturahmi akan berjalan lancar dan mendukung tahap perkembangan anak di bagian sosial. Semoga si kecil juga betah ketemu orang-orang baru.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*